Selasa, 27 Maret 2012

Belajarlah...maka akan terasa lebih mudah...



Pernahkah kamu merasa kehilangan ??

Pernahkah kamu begitu marah karena pulpen yang baru saja kamu beli 5 menit sebelum kuliah, tiba – tiba raib bareng daftar presensi yang muter ?

Atau pernahkah kamu beli bensin dengan harga Rp 11.100,- dan kamu bayar Rp 12.000 terus ga ada kembalian blas, padahal waktu itu duit gopek aja amat sangat berarti ?? #inimungkinpelit :D

Atau pernahkah kamu merasa kehilangan seorang sahabat, tempat curhat, rekan main bareng, rekan seru – seruan ??

Atau yang lebih frontal lagi, pernahkah kamu merasa kehilangan seseorang yang dirasa ‘spesial’ yang dalam beberapa hari, minggu, bulan, bahkan tahun selalu membuat kamu slalu melayang *bahasa narkotiknya ngefly .. ??hahahaha

Atau bahkan yang lebih lagi, ketika kamu kehilangan orang terkasih atau keluarga yang meninggalkanmu untuk selamanya ?

Berat memang ketika kita HARUS kehilangan sesuatu tersebut, apapun itu bentuknya…bahkan hal sekecil pulpenpun kadang bisa membuat mood kita rusak dalam sekejap …

Terus gimana yaa supaya kita nggak terlalu sakit ketika kehilangan itu semua ?

Tidak lain dan tidak bukan adalah IKHLAS…ketika semua hal sudah kita serahkan kepada Allah SWT, pasti akan terasa lebih ringan, karena yakinlah…Allah SWT mempunyai rencana yang lebih indah dibalik semua musibah yang kita dapat …

IKHLAS ketika pulpen BARU ilang, karena itu tandanya ada yang lebih membutuhkan pulpen tersebut daripada kita..

IKHLAS ketika duit kembalian kurang, jadikanlah itu amal kita diakhirat kelak..

IKHLAS ketika seseorang memutuskan untuk meninggalkan kita, ketika kedua orangtua tidak merestui kita, ketika perbedaan yang sangat prinsip mengharuskan kita untuk mengakhiri semuanya, ketika kita harus mengalah kepada seorang sahabat, ketika semua hal yang selama ini kita pertahankan tak mampu lagi untuk kita pertahankan… #eeaaaa... 
Yakinlah ketika Tuhan melepaskan sesuatu dari genggamanmu, sesungguhnya Tuhan sedang mempersiapkan tanganmu terbuka untuk pemberianNYA yang jauh lebih baik... [dikutip dari salah seorang mbak kost, hallo mb Windy :) ...hahaha ]

IKHLAS ketika pada akhirnya seorang yang amat kita sayang entah itu sahabat atau keluarga terkasih harus meninggalkan kita untuk selamanya…
Susah ???

Jawabanya memang, karena menjadi orang yang ikhlas tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena semua hal yang ada didunia ini membutuhkan proses, termasuk ikhlaspun butuh proses..

Tapi ketika kamu sudah berjumpa dengan sii ikhlas, semua akan terasa lebih ringan, semua akan terlihat lebih mudah untuk dijalani…

Mungkin ini memang teori, tapi cobalah dulu…karena bisa punya ikhlas itu rasanya LUAR BIASA….oke ???hehehehe J

Jumat, 16 Maret 2012

Kisah Klasik Masa Lalu


Mungkin banyak orang yang mengganggapku bodoh. Tapi ini sudah menjadi keputusanku. Aku mengagumi seseorang yang mungkin tak pernah mengganggapku ada. Rangga adalah laki – laki yang membuatku terlihat bodoh didepan teman- temanku. Aku mengaguminya lebih dari 2 tahun, semenjak aku duduk dibangku kelas X. Tapi, tak sekalipun aku mencoba untuk mendapatkan hatinya. Aku terlalu takut, bila usahaku gagal, dan kemudian Rangga menjauhiku. Aku memang tipe orang yang periang dan berani, tapi tidak didepan Rangga ataupun saat aku menghadapi Rangga. Aku akan menjadi mumi jika didepannya. Aku bisa menjadi sahabatnya sudah menjadi kebahagiaan yang sangat besar untukku. Rangga juga yang menjadi semangatku untuk masuk IPA. Rangga yang membuat aku semangat pergi ke sekolah. Senyumnya seperti matahari pagi yang aku jumpai ditimur. Senyumnya menyinari setiap celah hatiku. Dia semangat terbesarku, setelah ibuku.
            Rangga punya tempat khusus dihatiku. Tempat yang mungkin takkan pernah terisi oleh orang lain.
“Sampe kapan mw kya gni terus….????” Tanya Prisa
“Kaya gini gmana c…….????” sambungku.
“Kamu mau nunggu sampe Rangga nyatain cintanya ke kamu,…???Jangan ngimpi deh…..!!!!!!!!!!”Lanjut Prisa
“Pengenya c gto,…pi emng gag mungkin banged deh…..!!!!” kataku kecewa.
“Kenapa gag kamu ajah c yang nyatain cinta duluan…..!!!!!!!” saran Prisa.
“Hah……..!!!!!!!!!!!!!!Biarpun aku jelek, pi aku masih punya Harga diri, meskipun jamanya emansipasi wanita, pi aku gag mau gtu lah…..” ucapku menolak.
“Nanti Rangga keburu disamber cewe lain Lho…???”ancam Prisa
“Selama cewe itu pilihan Rangga dan menurut Rangga itu terbaik buat dia…???Kenapa gag….???Asal Rangga bahagia, aku bakal coba buat ikut bahagia “ jawabku pura2 kuat dan bijak.
“Halah……….Paling nti nangis kalo Rangga jadian ma cewe lain…..”tebak Prisa.
“Biarin….air mata cinta…..He…He…He….” aku tertawa kecil
Banyak hal yang aku sukai dari Rangga, selain dia pandai, menurutku dia adalah sosok penyayang dan dewasa. Dia juga aktif dalam kegiatan Rokhis sekolah, itu yang membuatku tambah kagum denganya. Tapi, lewat kegiatan Rokhis ini juga, dia membuat aku menangis yang pertama kalinya untuk mahluk bernama laki – laki. Rangga menjadi dekat dengan Rini. Rekan kerjanya dalam kegiatan Rokhis Sekolah. Rini adalah teman sekelasku. Aku cukup dekat denganya, sejak kelas X.
Suatu hari Rini menawarkan jasanya untukku. Jasa agar aku bisa dekat dengan Rangga. Aku adalah tipe orang yang mudah percaya dengan siapapun. Aku menyambut tawaran Rini tanpa rasa curiga apapun. Dua bulan awal rencana berjalan mulus. Rini selalu memberiku informasi terbaru tentang Rangga. Tapi sebulan terakhir, Rini seperti menyembunyikan sesuatu dariku. Rini diam2 menyimpan foto2 Rangga di HPnya, dan tanpa sepengetahuanku, Rini juga sering SMSn dengan Rangga. Aku takkan tau hal ini, kalo saja Ika tidak menceritakannya padaku. Rini bercerita kepada Ika, dan cerita itupun sampai ketelingaku. Aku sudah mulai curiga dengan Rini.
“ Aku yakin….Rini juga punya rasa sama Rangga…???”Tebbak Prisa
“Jangan Su’udzon gtu deh….akku percaya sama Rini, dia Cuma lagi uasaha buat ngedeketin aku ma Rangga…..” aku menyangkal
“Jangan begoLah yan,,…..kalo Cuma buat itu, masa SMSnya isinya kaya gtu…!!!!!!!!!!!!”Ika ikut nimbrung.
“Bener kata Ika, kamu msti hati2….”Prissa setuju dengan Ika
“Kemarin waktu Rini kecelakkan, pas mau ngurusin Rokhis, Rangga juga langsung panic gtu Yan….”sambung Tyhas…
“Kamu yakin yhas….????”aku memastikan
“kata Silma c gtu,….soalnya Rini pas bareng ma Silma….”Tyhas menambah kuat kata2nya.
“Aku bilang apa yan….????Mereka pasti ada apa2…….”kata Prisa.
“Aku belum yakin, kalo aku belum liat sendiri mereka sedang berdua “jawabku.
“Emang kurang jelas pa lagi c yan….????” Kata Irma.
“kalo ada pa2 pasti Rini ngomong ma aku, aku udah sempat bilang itu “ kataku
“Kamu yakin dia bisa dipercaya ……?????”jawab Prissa
Aku harus belajar untuk mempercayai kata2 sahabatku. Ternyata apa yang dikatakan, Ika, Irma, Tyas, dan Prissa benar. Diam2, Rini juga menyukai Rangga, begitu juga dengan Rangga. Hari Rabu tanggal 18 Oktober 2007, aku mendapat SMS dari Rini. Saat aku membaca SMS itu, detak jantungku seakan berhenti. Tuubuhku terasa dingin, dan mataku meneteskan air mata.
“...Sbelumnya maaf bgt y Yan,,, ini smwa bkn kmauanQ. Kmrn sore Rangga ke rumah. Rencna Qta mw bhas soal  Rokhis. Tp tyt sbelum pulang, dy nyatain suka ma aq. Aq g bisa bhongin prsaanQ klo aq g suka sma dy. Krna slma ini kmi sring bareng2 n itu bkin aq pnya prsaan yg lain ma rangga...”
“Cukup…………!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!Aku pasti mimpi……….!!!!!!!!!!!!!!Siapapun tolong, bangunkan aku…………!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” teriakku dalam hati. Tapi ini kenyataan yang mesti aku hadapi, kenyaatan pahit yang sudah digariskan menjdai jalan hidupku. Aku sangat yakin, Rangga adalah laki – laki pertama yang membuatku menangis hingga pelupuk mataku membengkak. Ibuku mencoba menghiburku, dengan nasehat2nya. Aku masih meneteskan air mata. Kakaku dengan bangga menertawakanku nasibku yang sangat malang.
Pagi harinya aku langsung bercerita kepada teman2ku. Aku tidak bermaksud membuat image Rini jelek dimata temen2, tapi aku ingin sekali mengurangi bebanku dengan bercerita kepada yang lain. Saat itulah aku mengetahui makna persahabatan. Dengan susah payah mereka menghiburku, berusaha membuatku  tersenyum kembali.

Angkring I’m in Love


*sebuah cerpen milik seorang sahabat : RIP - Tika Laras Kinanti*

Perasaan nggak karuan sedang dirasakan sama rasty, anak ABG yang baru kelas 1 SMU. Pasalnya, sekarang doi lagi jalan bareng keliling kompleks ama Dony, cowok kuliahan yang udah lama ditaksir. Mereka berdua tetanggaan oleh karena itu, sebagai sahabat lama, karena itulah doi selalu mengurungkan niatnya untuk mengungkapkan perasaannya. Ia takut kalau Dony tahu, malah hubungan mereka jadi jauh dan nggak bisa ngobrol, jalan bareng seperti saat ini.
“ abis ujian ya Don ? “
Rasty membuka pembicaraan. Dasar nggak sopan santun, meskipun usia Dony 3 tahun lebih tua darinya tapi dia tidak pernah memanggil dengan sebutan kakak, mas, ataupun abang.
“ Kok senyum – senyum sendiri sich ?!...Aneh “
“ Kamu tuh yang aneh..” Dony masih nyengir – nyengir sendiri.
“ kamu tuh dari dulu nggak sopan ama aku. Aku kan lebih tua dari kamu, jadi mustinya kamu manggil aku kakak….Nggak langsung nama…”
“ Idiiiiiih… Lha kok PeDe ??..Nggak enak ah. Kan kata orang-orang umur nggak menjadi masalah dalam berhubungan. Jadi nggak usah ngeliatin mana yang lebih tua, mana yang lebih muda..”
“ Berhubungan ?” Dony agak aneh mendengar kata – kata Rasty barusan.
                (‘Ooooopss……Rasty keceplosan nih….Mustinya, aku nggak mengeluarkan kata – kata itu. Duh, Dony curiga nggak ya…??’) Batin Rasty.
“ Eh…Nggak, gini loh kita kan selama ini temenan, ya bener donk kalo kita berhubungan….Sahabatan maksudku…”
“ Oh… “ Dony mengangguk – angguk sambil memegangi jenggot pendeknya, yang membuat doi jadi maskulin banget.
Perasaan sedikit kecewa merasuki hati Dony. Dia berharap berhubungan yang Rasty maksud adalah hubungan sebagai sepasang kekasih. Dengan begitu, ia akan tahu bahwa Rasty juga sebenarnya menyukainya.
Yupz !! Dony ternayta juga suka pada Rasty udah lama. Tapi, sama kayak Rasty, dia takut untuk menyatakan perasaan. Dia takut, kalau rasty tidak mempunyai perasaan yang sama kayak dia. Donypun memutuskan untuk menyimpan saja perasaanya, sampai dia tahu bahwa Rasty juga menyukainya.
“ Kamu udah semesteran Ras ? “
“ Udaaah…Udah lega banget sekarang. Eh, tadi aku Tanya belum dijawab.. “
“ Yang mana ?Ohya, aku udah ujian. Lega juga, sama kayak kamu. Sekarang aku libur sebulan..”
“ Wow…Lama banget ?...Asyik tuh…”
“ Yaiyalah…Uhm, gimana Ras, udah enam bulan kamu hidup di sekolah barumu, ada cowok ganteng yang nyantol nggak ?”
“ Biasa aja…Cowok – cowok disekolahku biasa – biasa aja. Nggak ada yang istimewa “
“ Kalo kamu Don ? Ada cewek cantik nggak di Solo ? “
Yaph !!Dony kuliah di salah satu universitas swasta di Solo. Dan itu yang membuat Rasty sering kangen pada Dony, karena Dony jarang banget pulang ke kotanya.
“ Ada… “
DEG…Hati Rasty tersentak mendengar jawaban Dony tadi. Dia tahu sekarang, bahwa Dony udah punya cewek impian di Solo, atau bahkan cewek itu sudah menjadi pacarnya. Pikiran Rasty meledak – ledak, tapi berusaha rileks mendengar jawaban Dony.
“ Wez…Sapa tuh ? Cerita donk …”
“ Uhm, kita ketemu dua minggu yang lau. Tepat malem minggu. “
                (‘ Ohh my God…Kenapa begini ? Kenapa Dony cerita cewek lain di hadapanku ? Kenapa dia tega ama aku ?....Lagian, kenapa aku musti nanya- nanya kayak tadi ke dia….Uuurggggghhhh…pengen nagis deh….’) Rengek Rasty di dalam hati.
“ Trus….? “ Rasty mencoba tegar.
“ Waktu itu, aku lagi bĂȘte banget di kos-kosan. Lagian, aku juga laper. So, kuputuskan untuk pergi ke waring angkring di sebrang jalan kosanku. Karna malas jalan kaki, aku naik sepeda punya temen. “
“ Sendiri….? “ rasty memotong.
“  Yaiyalah…Kalo nggak, mana mungkin aku ketemu trus kenalan ma dia… “
“ Jadi kamuu kenalan diman … ?”
“ Makanya dengerin donk…!” Dony memasang tampang galak.
“ Iya…iya…terusin deh.. “
“ Trus aku nyampe di warung angring langgananku. Aku ngambil sebungkus nasi ama satu kepala ayam. Waktu aku makan, dia dating. Dia juga makan di warung angring itu. Aku baru sadar kalo tadi waktu naik sepeda, aku juga udah ketemu dia jalan searah ama aku. Keliatanya dia abis pergi belanja di Mall deh. Soalnya, dia bawa barang dibungkus plastic kresek banyak banget. “
“ Oh…jadi kalian ketemu di angkringan ?”
“ Ya gitu deh…” Dony mengangkat satu alisnya.
“ Uhm, jadi kayak judul film nih ?!...ANGKRING I’M IN LOVE..? “ Rasty ngeledek dengan perasaan Be Te.
“ Ya nggak gitu – gitu amat sich… “
                (‘ What????...Seonggok warung angkring, yang lampunya remang – remang, bahkan ukurannya nggak lebih dari 2x2x2 m ?! Bisa sebagai tempat, sebagai saksi tumbuhnya benih – benih cinta antara dua insane ?!...Sebel ‘) Rasty ngedumel sendiri sambil memasang tampang cemberutnya, dengan PeDenya, nggak merhatiin Dony yang dari tadi ngeliatin dia.
“ Kamu kenapa Ras ? Sakit ? “
“ Ah…Engga kok…Trus ? “
“ Trus, dia ngeliatin aku gitu. Sambil senyum – senyum pula. Karna diliatin terus, aku juga jadi berkeinginan buat ngebales tatapan dan senyumannya…”
“ Pasti cantik banget ya ? gadis banget ya ? “
“ Hm…dengerin dulu donk…jangan ngasih komentar dulu…komentarnya nanti aja kalo aku udah selese cerita. “
“ Yaudaaaah…”
“ Aku balik senyum ama dia. Dan dia ngomong, ‘Cowok ganteng, makan yang banyak biar gemuk….” Aku Cuma jawab ‘ Ya..mas…’, trus….”
“ Mas ???kok mas sich ??” Rasty memotong lagi.
“ Diem dulu…!!!”
“ Huh…!! “
“ Trus dia ngedeketin aku gitu, dia duduk di sebelahku dan dia ngajak kenalan ama aku…Dia mengulurkan tangannya dan…’Namaku Brenda…Jangan panggil aku mas lagi yah ! Masa cantik gini dipanggil mas, nggak lucu deh boo…panggila aja Brenda..’ gitu…”
“ %~0…??? “
“ Hehe… Bingung yaa ?? “
“ Iya… “
“ Dia, si Brenda cewek jadi – jadian yang cantik…hahaha…trus, abis itu aku langsung bayar dan pulang deh…. “
“ Whaat ??Jadi dari tadi kamu cerita panjang lebar, Cuma nyeritain kisahmu ketemu ama seorang banci ?? “
“ Iya…hehehe..Lucu ya… ? “
“ Hmmm…Lumayan…. “
Fiuh….Akhirnya, lega juga hati Rasty. Nggak separah yang dia bayangkan dan pikirkan. Hanya seorang banci. Dan nggak mungkin banget untuk Dony . Ah, Dony rupanya Cuma bercanda. Dia nggak serius kalau ada cewek cantik yang memikat hatinya di Solo. Leganya…
“ Udah sore nih, aku pulang dulu ya ! Besok kalo ada waktu aku kesini lagi… “
“ Ya…hati – hati ya.. “
“ Siiip…Muach….”
                (‘ andai kamu tahu Ras, cima kau yang tercantik di hati aku. Cuma kamu yang bisa menarik perhatianku. Kamu adalah segalanya, aku nggak bakalan ngegantiin posisi kamu di hati teristimewaku. Aku Cuma suka sama kamu. Aku Cuma saying dan cinta ama kamu. Huuuh, belum saatnya untuk mengatakan sebenarnya. Biarlah, kusimpan dulu perasaanku ini…’)
Dony Meleparkan kiss bye-nya.
Asty menangkap kiss-bye Donny dengan kedua tanganya dan menempelkan tanganya di dadanya…
(‘ seneng banget deh, bisa ngobrol ama kamu Don…Dony my love…’)

By : Q_N#@n Edogawa